Hai! Hai! Wah, udah lama banget aku nggak menulis di sini. Selain karena sudah lelah bekerja sehingga tidak sempat berpikir untuk nulis blog, sejujurnya aku sedang tidak percaya diri dengan tulisanku sendiri. Apa ya, aku ada sedikit ketakutan melihat tulisanku tidak sempurna yang tanpa sadar membuatku menjauhi kegiatan menulis menulis (Yah, di dunia ini nggak ada yang sempurna, sih).😔 Namun, setelah menilik tulisan lamaku 10 tahun lalu, ternyata aku hanya perlu berani menulis dan tidak perlu berekspektasi apapun. Jadilah hari ini aku mencoba menulis kembali. Artikel ini harusnya diunggah di bulan Mei 2025. Berhubung aku sedang menyesuaikan ritme kerja di tempat baru, progres tulisan ini jadi lambat dan lupa aku lanjutkan.😅
Memasuki bulan Mei itu berarti sudah 5 bulan aku dilanda keterpurukan membaca alias nafsu membaca hilang begitu saja. Yah, aku masih sempat membaca banyak komik, sih, tapi, untuk buku-buku yang tebal seperti novel perlu niat yang besar untuk memulai. Novel We'll Prescribe You a Cat yang aku baca dari bulan Januari saja berhasil aku selesaikan di bulan Mei. Berhubung niat membaca tidak bisa muncul, saya pun beralih menonton anime. Berikut anime yang saya tonton saat reading slump 👀
Title: Attack on Titan Musim 1Genre: Aksi fantasi gelap, pasca-apokaliptik
Episode: 25
Release: 7 April 2013
Rating: ⭐⭐⭐⭐⭐
Watch on Muse Indonesia (Youtube)
Ini kali kedua saya menonton Attack on Titan season 1 ini setelah sebelumnya pernah menonton saat kelas 2 SMA. Niat awalnya, aku hanya menonton bagian-bagian yang seru aja. Tapi, ternyata banyak hal yang aku lupa jadi aku ulang nonton dari episode 1. Selama menonton, aku sengaja lebih teliti memperhatikan setiap adegannya karena banyak overshadow bertebaran. Tanpa sadar, aku berhasil menyelesaikan anime ini dalam seminggu lebih dikit.😁Ternyata pas banget final seasonnya tayang di bioskop. Akhirnya, aku nonton episode terakhirnya di bioskop dan pengalaman nontonnya jauh lebih seru! Adegan Hanji dkk berusaha lari dari titannya Eren bener-bener epic! Bulu kudukku sampai berdiri ahahaha 😭✨
Title: Tsumasou: If My Wife Becomes an Elementary School Student Genre: Romance, comedy, slice of life, fantasy
Episode: 12
Release: 6 Oktober 2024
Rating: ⭐⭐⭐⭐
Gara-gara cuplikan di Tiktok, aku jadi tertarik menonton anime ini. Untung aja tayang di Youtube Muse Indonesia. Anime ini menghadirkan cerita yang kelihatannya ringan, tapi sebetulnya bikin hati terhanyut. Menceritakan Keisuke Niijima dan anaknya yang melanjutkan hidup pascakematian sang istri juga ibu一Takae. Suatu hari, ada anak kecil yang mengaku dia adalah istri Keisuke. Anime ini membuatku tertawa, terharu, dan sedih. Sisi lain Marika yang hidup bersama ibunya membuatku berpikir bahwa pola pengasuhan anak akan sangat berpengaruh di masa depan. Semakin ke belakang, ceritanya makin bikin sedih dan endingnya cukup memuaskan. Pada akhirnya hidup harus berjalan.😉
Title: Kotaro Lives Alone
Genre: Drama, slice of life
Episode: 10
Release: 10 Maret 2022
Rating: ⭐⭐⭐⭐
Melihat karakter Kotarou yang bantet dan lucu, aku pikir anime ini akan seperti Gakuen Babysitter. Saat menonton beberapa episode awal, aku menganggap anime ini tentang anak kecil yang berlagak dewasa. Ternyata aku salah besar! Banyak hal ganjil yang terjadi di kehidupan Kotarou yang membuatku heran dan bertanya-tanya. Contohnya saat Kotarou memilih tisu, kebiasaannya ngomong pakai bahasa feodal, hidupnya yang terlalu mandiri di usia 4 tahun, dan lainnya. Alasan Kotarou begitu karena ia hidup tanpa ada peran orang tua dan sering diabaikan. Beruntung tetangga Kotarou adalah orang-orang dewasa yang penyayang dan perhatian. Anime ini bikin aku sedih dan prihatin dengan anak-anak seperti Kotarou ini.
Title: Theater of Darkness
Genre: Horror, supernatural
Episode: 10 seasons
Release: 15 July 2013 (Jepang)
Rating: ⭐⭐⭐⭐
Akhir tahun lalu aku udah nonton season 10-nya, dan baru tahu season awalnya ada juga di Muse Indonesia 😭 Kayaknya ini jadi anime horror pertama yang aku tonton, deh. Season 1 sampai 3 horrornya bener-bener dapet! Jump scarenya nggak ngotak. Cerita horrornya tuh lebih ke cerita rakyat, urban legend. Penampakan hantunya bukan yang aneh-aneh nggak masuk akal(?), tapi hantu dan setan yang biasa dialami orang-orang di sekitar gitu. Makanya horrornya dapet banget. Buat season 5-10 sih, bagiku biasa-biasa aja. Namun, cukup menarik untuk jadi hiburan.
Title: All Detective Conan Movies
Genre: Mystery detective
Rating: ⭐⭐⭐⭐⭐
Berhubung lagi semangat nonton, aku lanjut nontonin semua film Detektif Conan. Pas banget di Netflix filmnya rilis bertahap dari movie pertama sampai yang Black Iron Submarine. Banyak banget film Conan yang bikin aku nostalgia. Beberapa di antaranya pernah aku nonton sewaktu kecil kayak Jolly Roger in The Deep Azure, Magician of The Silver Sky, dan The Private Eyes' Requiem. Buatku semua film Detektif Conan tuh semuanya seru. Tapi, yang paling seru kalau ada pasukan FBI & CIA lawan Organisasi Hitam.
Title: Wind Breaker
Genre: Action, martial arts, shonen
Rating: ⭐⭐⭐⭐
Awal mulanya aku nonton ini gara-gara mutual Instagram-ku suka update soal Wind Breaker. Kebetulan juga anime yang aku tonton sebelumnya udah selesai jadi butuh tontonan baru. Wind Breaker ini tipikal anime shonen yang menceritakan geng sekolah Bofurin yang dikenal baik reputasinya di masyarakat. Sakura Harukaᅳtokoh utama, bersekolah di SMA Furin sebagai anak baru. Ia punya tekad mengalahkan pemimpin geng Bofurin. Di tempat ini, Sakura menemukan teman-teman yang menyenangkan dan saling melindungi. Aku nonton ini gara-gara ada mutual Instagram yang suka banget ngomongin ini. Turns out, anime ini menyajikan cerita shonen yang berbeda. Biasanya cerita tawuran itu isinya ya tawuran aja gitu. Tapi, Wind Breaker nunjukin gimana wujud pertemanan di antara para tokohnya dan bagaimana mereka bisa menerima perbedaan yang ada pada Tsubaki.

Aku lupa motivasiku nonton Kaijuu no. 8 ini apa. Tapi, anime ini bener-bener menghibur! Ceritanya tentang Kafka Hibino yang mencoba masuk ke divisi Pasukan Pertahanan untuk terakhir kalinya umur 32. Sampai suatu hari, ada Kaijuu masuk ke mulutnya. Kafka pun jadi sosok kaijuu. Di episode 1-2, aku sampai ketawa ngakak melihat Kafka dalam form kaijuu pipis lewat puting dada 😂 Pokoknya terhibur bangetlah. Gara-gara ini aku sampe koleksi komiknya. 👀
Yah, itu semua yang sudah aku tonton buat selingan saat niat membacaku menghilang. Postingan ini memang late post banget. Tapi, yah, nggak apa-apalah ya ehehe ✌
Tidak ada komentar:
Posting Komentar