20 Juli 2015

Manga Review: Strobe Edge, Volume 1 by Io Sakisaka


Strobe Edge #01
Pengarang: Io Sakisaka
Penerbit: m&c!
Tebal: 200 halaman
Tahun terbit: 2015
Rating: 4 of 5 stars
 
Cerita di mulai Ninako Kinoshita diminta ibunya untuk membeli kentang dan wortel di toko sayur dan melarangnya membeli barang yang tidak perlu. Namun, seorang penjual apel megatakan bahwa apel dagangannya itu manis dan enak, akhirnya Ninako tergerak hatinya untuk membeli apel tersebut. Sesampainya di rumah, ibunya marah karena dia membeli apel yang tidak dimintanya.

Saat istirahat di sekolah, Ninako dan teman-teman perempuannya bergerombol sambil bergosip tentang cowok populer di kelas sebelah, siapa lagi kalau bukan Ren Ichinose. Cowok itu sudah banyak yang nembak, tetapi semuanya ditolak. Beredar kabar bahwa Ren sudah punya pacar—bahkan penyuka sesama jenis.
“Gimana caranya agar disukai ya?”
Sebenarnya ada cowok yang menyukai Ninako, namun Ninako menganggap dia bukan siapa-siapanya. Cowok itu selalu meluncurkan semacam kode-setiap kali dia mengatakan sesuatu mengenai hatinya sambil melihat Ninako. Sayangnya sih, Ninako tidak peka :P
Sebenarnya ada cowok yang menyukai Ninako, namun Ninako menganggap dia bukan siapa-siapanya. Cowok itu selalu meluncurkan semacam kode-setiap kali dia mengatakan sesuatu mengenai hatinya sambil melihat Ninako. Sayangnya sih, Ninako tidak peka :P
Sewaktu pulang sekolah, di dalam kereta Ninako sedang duduk bersandar. Dia kaget melihat Ren sedang tertidur pulas, tempat duduknya satu kursi dari Ninako. Lantas, ia langsung mengirim pesan pada temannya-Ren terlihat tampan sekali waktu tidur. Tepat saat itu, kereta sudah sampai di stasiun pemberhentian-tempat Ren turun dari kereta. Karena tergesa-gesa, Ren tidak sengaja menyenggol handphone Ninako dan menginjak phonestrapnya. Akhirnya, Ren menggantinya dengan yang baru. Sejak saat itulah, Ren dan Ninako cukup dekat,

“Cinta itu rasanya seperti apa? Dada terasa nyut-nyutan. Pokoknya sedih. Rasanya ingin menangis tanpa sebab. Dada terasa sakit seperti tertusuk. Tapi itu bukan hal yang tidak menyenangkan,”

Kedekatannya dengan Ren membuatnya makin mengagumi sosok Ren. Sewaktu Ninako terkilir kakinya, di kereta ia dimarahi ibu-ibu,  mengatakan bahwa Ninako anak SMA yang tidak tahu diri membiarkan orang tua seperti dia berdiri di kereta-tanpa tahu keadaan Ninako sebenarnya. Di sanalah, Ren membelanya bahkan berpura-pura ketiduran agar bisa mengantar Ninako sampai rumah.

“Meskipun orang yang kusukai menyukai orang lain... perasaanku padanya nggak akan hilang.”

 ☆☆☆☆

Ninako gadis polos yang tidak mengenal cinta. Yang ia tahu getaran di hatinya saat melihat Ren adalah akibat dari ‘idol power’. Jarang ada komik yang karakternya sejenis ini. Dan sewaktu dia tahu Ren sebenarnya sudah punya pacar, dia tidak menyerah, malah menganggap perasaan itu sangat berharga, walau menangis tapi nangisnya nggak berlebihan seperti komik yang pernah aku baca hehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...