16 April 2016

Manga Review: BORDER, Volume 3 by Kazuki Kaneshiro (Story) and Yua Kotegawa (Comic)


BORDER #03
by Kazuki Kaneshiro (Story) and Yua Kotegawa (Comic)
Penerbit: m&c!
Tebal: 184 halaman
Tahun terbit: 2016
Rating: 3 of 5 stars
Orang yang nggak bisa melarikan diri karena lambanlah yang salah. Aku yakin, pasti ada orang yang kau anggap pantas mati, kan?
Beberapa mobil polisi dan mobil pemadam kebakaran berdatangan di lokasi kejadian kebakaran, tepatnya di kafe internet. Detektif Haruna menyimpulkan adanya korban, tetapi jumlah korban tewas belum diketahui. Ishikawa yang memiliki kemampuan lebih bisa melihat enam arwah korban kebakaran menatapnya. Setelah diselidiki, ada enam korban tewas yang sudah ditaruh di kantong mayat dan dijajarkan. Para polisi sibuk menganalisa tempat kejadian dan menerka siapa pelakunya. Dari kamera CCTV diketahui seorang laki-laki bernama Noboru Ishikawa, 24 tahun, alamat rumahnya asal, datang ke kafe internet sambil membawa tas besar. 2 jam setelah ia masuk ke kafe, muncul api dari biliknya. Ia pun dipastikan sebagai pelaku kebakaran.
Aku melakukan hal yang "benar" karena mengikuti standar "kebenaranku"
Di saat itu juga, ada telepon dari kantor pusat yang menemukan jasad pelaku kebakaran yang tenggelam bersama mobil di sungai. Melihat jasad tersebut Ishikawa merasakan kedatangan arwah korban tersebut, ia pun kaget melihat arwah korban yang berada di dekatnya sedang jongkok terpana melihat seorang polisi wanita meraba-raba tubuhnya. Penyidik Higa menyelidiki mobil lalu menemukan sebuah baterai alat medis yang tidak diketahui siapa pemiliknya.
Kau anggap apa nyawa manusia, hah?!
Kasus kedua, Ishikawa dibohongi oleh roh orang yang berusaha ia tolong menyebabkan sebuah tragedi mematikan!


Post kedua di bulan April! Bulan ini aku sibuk sama tugas dan UTS sampai-sampai tidak ada waktu buat ngeblog. Aku pun sebenarnya sudah selesai membaca komik ini tapi karena kelamaan bikin review komiknya, aku jadi lupa ceritanya gimana :'>

Kalau boleh jujur aku agak kurang paham dengan jalan cerita kasus kebakaran itu (makanya perlu baca dua kali baru paham -_-). Korban digambarkan sebagai orang yang seenaknya sendiri dan agak aneh tapi sebenarnya baik. Sementara itu Ishikawa semakin dilema dengan posisinya yang berada di persimpangan antara kebaikan dan kejahatan akibat kemampuan spesialnya itu. Percakapan antara dirinya dengan Noburo semakin membuatnya bingung. Di sela ceritanya yang serius, penulis menyelipkan humor di dalamnya yang menurutku malah percuma karena porsinya yang sedikit. Lalu, desain tokoh detektif Tachibana dan Detektif Senior mirip banget aku sampai harus bolak-balik ke halaman pengenalan tokoh. Pada kasus kedua berhasil ditutup dengan baik. Plot twistnya tidak disangka dan cukup menegangkan :)) Ditunggu chapter selanjutnya!

P.S: Maaf kalau reviewnya terlihat aneh dan kependekan (T_T)

2 komentar:

  1. Vol. 4 ������

    *No comment

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi! Duh baru ngedraft hehehe ditunggu publishnya ya~ *brb nulis* XD

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...